Daftar isi

Rajab adalah salah satu bulan yang dimuliakan. Karena itu, banyak jamaah memilih umroh di bulan ini, terutama pada 27 Rajab yang dikaitkan dengan peristiwa Isra Mi'raj. Muncul pertanyaan: apakah umroh Rajab memiliki keutamaan khusus, dan apakah ada tata cara tertentu?

Artikel ini membahas hukum umroh di bulan Rajab dari sisi dalil, keutamaan bulan haram, praktik yang tidak berdasar, perbandingan madzhab, dan penerapannya.

1. Hukum Umroh di Bulan Rajab

Umroh di bulan Rajab boleh dan sah. Tidak ada dalil yang melarang atau membatasi umroh pada bulan ini. Sebagaimana bulan lain, umroh dapat dilakukan kapan saja selama tidak ada penghalang syar'i.

Yang perlu diluruskan adalah anggapan bahwa umroh di Rajab memiliki keutamaan khusus yang tidak dimiliki bulan lain. Tidak ada riwayat sahih yang menetapkan pahala tambahan atau ritual khusus untuk umroh di bulan Rajab.

2. Dalil Umum Umroh

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ
Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah.
QS. Al-Baqarah: 196 — Terjemahan Kemenag RI

Ayat ini tidak membatasi umroh pada bulan tertentu. Karena itu, umroh di Rajab sah dan tidak memerlukan niat khusus selain niat umroh.

3. Keutamaan Bulan Rajab

Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah.

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ
Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram.
QS. At-Taubah: 36 — Terjemahan Kemenag RI

Keutamaan bulan haram berlaku umum: dosa dan kezaliman dilarang lebih tegas, dan amal saleh dianjurkan. Namun, keutamaan ini tidak berarti setiap ibadah di bulan itu memiliki tata cara baru atau pahala khusus yang tidak disebutkan dalam dalil.

4. Apakah Nabi Berumroh di Rajab?

Aisyah radhiyallahu 'anha menegaskan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berumroh di bulan Rajab. Riwayat ini menjadi dasar bahwa umroh Rajab bukan sunah khusus yang dicontohkan Nabi.

مَا اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَجَبٍ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berumroh di bulan Rajab.
HR. Bukhari, bab Kam I'tamara an-Nabi — terjemahan makna

Ketiadaan riwayat bukan berarti umroh di Rajab terlarang. Ia tetap boleh, tetapi tidak boleh dianggap sebagai ibadah khusus yang lebih utama atau memiliki tata cara tersendiri.

5. Umroh pada 27 Rajab

Tanggal 27 Rajab dikaitkan dengan peristiwa Isra Mi'raj. Sebagian jamaah memilih umroh pada tanggal itu karena menganggapnya mustajab atau memiliki keutamaan khusus. Anggapan ini tidak memiliki dasar dalil yang sahih.

Isra Mi'raj adalah peristiwa besar yang wajib diimani, tetapi tidak ada dalil yang memerintahkan umroh khusus pada malam atau tanggal tersebut. Umroh pada 27 Rajab boleh, tetapi nilainya sama dengan umroh di hari lain, kecuali ada amal lain yang menyertainya.

6. Perbandingan Empat Madzhab

PerkaraHanafiMalikiSyafi'iHanbali
Umroh di RajabBolehBolehBolehBoleh
Keutamaan khusus umroh RajabTidak ada dalilTidak ada dalilTidak ada dalilTidak ada dalil
Umroh khusus 27 RajabTidak disyariatkanTidak disyariatkanTidak disyariatkanTidak disyariatkan
Umroh berulang di bulan yang samaBolehSebagian memakruhkan bila berlebihanBolehBoleh

Empat madzhab sepakat bahwa umroh di Rajab boleh dan tidak ada ritual khusus untuk tanggal tertentu. Perbedaan hanya pada penilaian umroh berulang yang berlebihan.

7. Mengapa Banyak Jamaah Memilih Rajab?

Alasannya biasanya praktis: cuaca lebih sejuk, kerumunan belum sepadat Ramadan, dan ingin memuliakan bulan haram. Alasan-alasan ini boleh. Yang tidak boleh adalah mengarang niat, bacaan, atau jumlah putaran yang dikaitkan dengan Rajab.

Bila ingin memuliakan Rajab, perbanyak puasa, sedekah, dan doa. Umroh tetap umroh biasa, tanpa tambahan ritual.

8. Penerapan bagi Jamaah Indonesia

  • Niatkan umroh biasa, bukan "umroh Rajab" dengan tata cara khusus.
  • Jangan menambah bacaan atau putaran yang tidak diajarkan.
  • Manfaatkan cuaca dan kerumunan yang lebih tenang.
  • Perbanyak puasa dan sedekah di bulan haram.
  • Pesan transportasi dan penginapan lebih awal.
  • Jangan memaksakan umroh berulang hingga kelelahan.

9. Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Menganggap umroh Rajab memiliki pahala khusus yang tidak dimiliki bulan lain.
  • Menganggap umroh 27 Rajab mustajab secara khusus.
  • Membuat niat atau bacaan khusus "umroh Rajab".
  • Menganggap puasa Rajab sebagai syarat sah umroh.
  • Memaksakan umroh berulang karena mengira bulan ini lebih utama.
  • Mengabaikan adab dan kesehatan demi mengejar tanggal tertentu.

10. Kesimpulan

Umroh di bulan Rajab boleh dan sah. Tidak ada keutamaan khusus atau ritual tambahan yang ditetapkan untuk umroh di bulan ini, termasuk pada 27 Rajab. Rajab tetap bulan haram yang dimuliakan, tetapi kemuliaannya tidak mengubah tata cara umroh. Pilih bulan ini karena pertimbangan praktis, bukan karena keyakinan yang tidak berdasar.

Pembahasan tentang umroh Sya'ban ada di artikel Hukum Umroh di Bulan Sya'ban.

Daftar Rujukan

  • Al-Qur'an dan Terjemahannya, Kementerian Agama RI.
  • Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, bab al-Umrah.
  • An-Nawawi, Al-Idhah fi Manasik al-Hajj wa al-'Umrah.
  • Ibnu Qudamah, Al-Mughni, bab al-Umrah.